44696

RSUD A.M. Parikesit Raih Predikat Unit Kerja Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) 2016

Rumah Sakit Umum Daerah Aji Muhammad Parikesit mendapatkan Predikat sebagai Unit kerja Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) tahun 2016 dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri PANRB, Asman Abnur kepada Direktur RSUD A.M. Parikesit dr. Martina Yulianti SpPD FINASIM dan didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Ir. H. Marli, MSi bertepatan dengan Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional, Sabtu 10/12 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Pekanbaru Provinsi Riau.

Penghargaan kali ini diberikan kepada 19 unit kerja pelayanan yang telah berhasil lolos dalam evaluasi oleh Tim Penilai Nasional yang dilakukan terhadap 223 unit kerja pada 175 Kementrian/Lembaga, 18 Provinsi dan 30 Kabupaten/Kota. Penghargaan tersebut juga merupakan bentuk apresiasi Pemerintah terhadap upaya dan KOMITMEN YANG KUAT setiap instansi pemerintah untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Dalam pesannya Asman Abdun menjelaskan momentum ini harus dimanfaatkan untuk menjadi salah satu pemicu bagi seluruh instansi pemerintah dalam melakukan aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi secara konkret, sistematis dan berkelanjutan.

Pemberian penghargaan atas predikat WBK/WBBM/ merupakan tindak lanjut instansi pemerintah yang telah mencanangkan ZONA INTEGRITAS dalam rangka mencapai tiga sasaran reformasi birokrasi, yaitu pemerintah yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien, serta pelayanan public yang berkualitas. Hal tersebut sesuai dengan tujuan reformasi birokrasi yang telah ditetapkan dalam Grand Design Reformasi Birokrasi, rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Road Map Reformasi Birokrasi Tahun 2010-2014 dan Tahun 2015-2019, serta Nawacita ujar Mentri Asman.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Ir. H. Marli, MSi menyampaikan dengan penghargaan yang diterima oleh RSUD A.M. Parikesit ini, Pemerintah Kutai Kartanegara harus merasa bangga, ini merupakan motivasi bagi Kutai Kartanegara dan saya selaku Sekretaris Daerah untuk bisa membawa SKPD lain yang ada di Kutai Kartanegara untuk mengikuti jejak yang telah dilakukan oleh RSUD A.M. Parikesit.

Sementara dr. Martina Yulianti, Sp.PD Finasim menyampaikan dengan diraihnya penghargaan ini, RS sangat senang namun masih banyak peer yang harus dilakukan oleh seluruh jajaran RSUD AM Parikest terutama dalam hal monitoring dan evaluasi terhadap 6 area yang menjadi pengungkit pembangunan zona integritas dan terus berupaya memperbaiki kualitas layanan agar dirasakan secara kongkrit oleh masyarakat. Yuli menyadari hal ini tidak mudah mengingat sumber daya yang ada di RS sangat beragam dan terkadang belum semuanya memiliki persepsi yang sama dalam hal kewajiban sebagai pelayan publik. Jika kami mendapat predikat ini, bukan berarti kami sdh puas dan berhenti sampai disini namun RSUD AM Parikesit akan terus berjuang untuk meraih WBBM (Wilayah Birokrasi Besih Melayani ) pada tahun 2017

Melalui pembangunan Zona Integritasi menuju WBK/WBBM yang bermuara pada perbaikan kualitas pelayanan publik, Reformasi Birokrasi akan lebih terasa manfaatnya bagi masyarakat. Dengan demikian, sasaran strategis pemerintah menjadi prioritas dalam pembangunan nasional akan terwujud. (cnd)

Ada 17 unit kerja yang mendapatkan predikat WBK yakni:
1. kantor pelayanan perbendaharaan negara, kuningan
2.Kantor pengawas dan pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A, Pasuruan.
3.Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Lementetian Keuangan
4. Badan Pemeriksa Keuangan DI Yogyakarta
5.Dirwktorat Pengentldalian Penangkapan Ikan Direktorat Jendral Perikanan Tangkap, KKp
6.Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I tanjung Oeriok
7.Politeknik kesehatan Kementeeian keswhatan Jakarta III
8.Kepolisian Resor Kabupaten Gresik
9.Kepolisian Resor Sidoarjo
10. Kepolisian respr kabupaten jember
11.sekolah menengah kejuruan – SMTI Yogyakarta kementerian Perindustrian
12.Kantor Sar Surabaya
13.Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi
14.Balai Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi D. I Yogykarra
15Dinas Pejinan Kabupaten Bantul
17. RSUD A. M Parikesit Kabupaten Kutai Kartanegara

WBBM
1. Pusat Pendidikan dan Pelatihan BPK RI
2. Kantor Pelayanan Perbendahaaraan Negara Amiapura
(cnd)

44694

Instasize_1128133708

RUTINITAS APEL PAGI SETIAP SENIN DI DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN.

TENGGARONG -Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir. NGK. Putu Suartika, memimpin apel Senin pagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) , di halaman Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Senin (28/11/2016).

Dalam apel pagi Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Ir. NGK. Putu Suartika menyatakan manfaat apel pagi khususnya buat pegawai di instansi sesungguhnya sangatlah besar. Kesempatan yang walaupun singkat ini dapat dipakai untuk menyampaikan informasi-informasi penting berkaitan dengan instansi. Para pegawai di setiap instansi seharusnya terus-menerus tahu dan mengerti perihal berbagai informasi terkait instansinya. Dan momen apel adalah salah satu kesempatan yang bagus untuk itu. Inilah saat waktu untuk mengup-date informasi instansi.”ujarnya.

Harus disadari, bahwa Apel pagi yang diselenggarakan secara rutin dan teratur, bukan sekedar memenuhi kewajiban belaka. Tetapi lebih dari pada itu untuk membentuk sikap perilaku disiplin, kegiatan apel mempunyai nilai yang sangat strategis dalam rangka membina dan mengembangkan sekaligus meningkatkan budaya kerja, bersih dan sikap positif dari seluruh pegawai,” imbuhnya.

Instasize_1128133708 Instasize_1128133639 Instasize_1128133551 Instasize_1128133443

IMG_0980

PEMANTAPAN NILAI-NILAI ORGANISASI DISDUKCAPIL

Pada hari senin tanggal (7/11/16) diadakan pertemuan oleh Tim 2 Reformasi Birokrasi Kab. Kutai Kartanegara,ke tim manajem perubahan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kutai kartanegara,yang pada pertemuan kali ini membicarakn masalah nilai-nilai organisasi yang akan dipakai oleh Disdukcapik Kutai Kartanegara.

Ir. Wicaksono sebagai tim pelaksana mengatakan bahwa nilai-nilai organisasi ini dibikin langsung oleh SKPD masing-masing dan disetujui oleh kepala dinas.Karena nilai-nilai organisasi ini untuk panduan mereka bekerja dan harus dijalankan dan tidak hanya menjadi wacana saja atau ditempel dikantor.

IMG_0972

IMG_0973

IMG_0979

RB4

Alur Penanganan Korban Kekerasan Anak

RB2RB3RB4

RB2

Alur Penanganan Korban Kekerasan Anak

RB2

RB1

Indikator Pelaksanaan Quick Win “Si Caranag Kanak”

RB1

kaligrafi2

Pencerahan dan Motivasi tentang Kaligrafi dalam rangka Gerakan Etam Mengaji

KaligrafiDalam rangka mengembangkan dan memasyarakatkan serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran, Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mendukung Program Gerakan Etam Mengaji yang telah dicanangkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sesuai Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 24 Tahun 2016 tentang Gerakan Etam Mengaji.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Pencerahan dan Motivasi tentang Kaligrafi yang bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kutai Kartanegara yang dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2016 di Ruang Serba Guna Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara.

kaligrafi2Adapun pemateri yang hadir dalam kegiatan ini adalah Drs. K.H. Didin Sirojuddin AR., M.Ag. yang merupakan Ketua Lembaga Kaligrafi (LEMKA) Jawa Barat.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan ilmu mengenai Kaligrafi terhadap peserta khususnya Guru Agama Islam dari seluruh jenjang.

mengaji2

Pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji (GEMA) di Sekolah

mengajiDalam rangka implementasi Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 24 Tahun 2016 tentang Gerakan Etam Mengaji, Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara telah melaksanakan program tersebut dengan menginstruksikan Sekolah yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara untuk mengalokasikan waktu bagi peserta didik membaca Al-Quran di lingkungan Sekolah.

Dari laporan yang diterima Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara, pelaksanaan mengaji di sekolah telah dilaksanakan di semua sekolah yang memiliki peserta didik beragama Islam.

20150912_104000Untuk sementara Program ini dilaksanakan pada jenjang SMP dan SMA/SMK dengan dibimbing oleh Guru Agama Islam di Sekolah masing-masing.

Dari program tersebut diharapkan peserta didik dapat lebih mencintai dan mengamalkan Al-Quran baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

IMG_3179

Penyusunan Juknis dan Kurikulum Pembelajaran Al-Quran di Sekolah

IMG_3179

Dalam rangka pelaksanaan Gerakan Etam Mengaji di Kabupaten Kutai Kartanegara, diperlukan adanya petunjuk teknis dan kurikulum Pembelajaran Al-Quran baik untuk Pendidikan Formal maupun Non Formal.

Untuk itu Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan kerja sama dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan Al-Quran yaitu TEC (Tilawati Education Center) Kutai Kartanegara.

Untuk maksud tersebut diatas Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara melaksanakan pertemuan dengan Pengurus TEC (Tilawati Education Center) Kutai Kartanegara pada tanggal 28 Juli 2016 yang bertempat di Ruang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara dalam rangka untuk penjajakan penyusunan kurikulum pendidikan Al-Quran pada Pendidikan Formal dan Non Formal.

Dari pertemuan tersebut dihasilkan kesepakatan bahwa TEC akan menyiapkan konsep kurikulum (materi, metode, teknik pembelajaran dan evaluasi pembelajaran) Al-Quran serta menyiapkan tenaga pengembang bagi peningkatan kompetensi Guru Al-Quran.