Peringati HKN ke 53 Dinkes Senam Germas Bersama Masyarakat

TENGGARONG – Dinas Kesehatan (Dinkes)  Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan senam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bersama masyarakat, dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53, dengan tema Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku di Creative Park Tenggarong, Minggu (12/11/2017). Kegiatan tersebut dihadiri Plt Bupati Kukar Edi Damansyah, Kepala Dinkes drg Koentijo Wibdarminto, Kepala RSU AM Parikesit dr Martina Yulianti,  Ketua TP PKK Maslianawati, dan masyarakat Tenggarong.

Edi Damansyah dalam sambutannya mengatakan Pemkab Kukar memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Dinkes dan seluruh insan kesehatan yang telah melakukan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. “Semoga dengan momentum peringatan HKN ke 53 tahun 2017 ini kembali membangkitkan kesadaran kita semua betapa pentingnya pola hidup sehat dan menjadikan gerakan hidup sehat terus menerus dilakukan paling tidak dilakukan setiap minggu ditempat ini,”ungkapnya.

Ia berharap para tim kesehatan yang ada di Tenggarong bisa mendampingi masyarakat setiap minggu untuk melakukan senam sehat bersama – sama, guna memberdayakan dan mensukseskan Germas dikalangan masyarakat. Acara dirangkai dengan pemotongan tumpeng dan pemberian penghargaan kepada puskesmas terakreditasi yang dilakukan oleh Plt Bupati Kukar Edi Damansyah,  yaitu kepada Puskesmas Loa Ipuh, Puskesmas Rapak Mahang, Puskesmas Loa Kulu, Puskesmas Sebulu 2 dan Puskesmas Samboja. Kemudian Puskesmas berprestasi tahun 2017 peringkat 1 kategori Puskesmas perkotaan 2017 yaitu Puskesmas Rapak Mahang, kategori pedesaan Puskesmas Sebulu 2 dan kategori Puskesmas terpencil puskesmas Kembang Janggut.

Selanjutnya penghargaan tenaga kesehatan teladan tahun 2017, yaitu dr H Yazid Muhammad Nur (Dokter Umum), drg Jumiati Adawiyah (Dokter Gigi), Muhammad Afif, Amd.Kep (Perawat), Ernik Trisnawati,SKM (Kesmas) dan Eka Lestari,Amd.Keb (Bidan). Kemudian pemberian penghargaan kepada pemenang lomba dalam rangka HKN 2017 yang diberikan oleh kepala Dinkes drg Koentijo Wibdarminto kepada pemenang lomba senam peregangan dijuarai oleh Puskesmas Muara Jawa, juara 2 Puskesmas Rapak Mahang, dan juara 3 Puskesmas Prangat.

Dilanjutkan dengan pemberian penghargaan lomba kebersihan dan kerapian ruangan antar bidang diDinkes dan pemberian penghargaan lomba menu PMT Baduta Inovatif yang dijuarai Mawar 3 Puskesmas Rapak Mahang, juara 2 tim 4 dan 3 dijuarai tim 6 masing – masing dari Puskesmas Loa Ipuh.(Rusmala Dewi – Medsi06)

sumber : http://humas.kutaikartanegarakab.go.id/read/news/2017/11693/peringati-hkn-ke-53-dinkes-senam-germas-bersama-masyarakat.html

Pembukaan MTQ Ke 39 Tingkat Kabupaten Kukar berlangsung Meriah

TENGGARONG – Plt Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 39 tahun 2017 ditandai dengan penekanan tombol sirine di Arena panggung utama MTQ ke 39 (Lapangan Sepak Bola Porseka) Desa Kahala Kecamatan Kenohan.

Turut hadir Ketua DPRD Kukar Salehuddin beserta anggota, Ketua PKK Kukar Mislianawati Edi Damansyah, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Kenohan, Jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar.

Kegiatan pembukaan dirangkai dengan Pelantikan Dewan Hakim MTQ ke 39 oleh Plt Bupati Kukar Edi Damansyah, dan  lounching Wakap Satu Juta Al Quran Dan Iqra ditandai dengan penyerahan AQuran dan Iqra oleh Ketua DPRD Kukar Salehuddin, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kukar Abdul Rasyid, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kukar, Dunia Usaha, organisasi kepemudaan, dan Jurnalis kepada Plt Bupati Kukar Edi Damansyah.

Camat Kenohan H Lukman Budiono mengatakan MTQ dilaksanakan selain untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah,  namun juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi sesama umat muslim, dan sebagai ajang dalam mensukseskan program pemerintah dalam menciptakan generasi qurani.

MTQ di Kecamatan Kenohan dihadiri sebanyak 1017 orang yang berasal dari 18 kecamatan, setiap kontingen ditempat dirumah-rumah warga,” ucap H Lukman Budiono.

Sementara itu, Edi Damansyah mengatakan penyelenggaraan  MTQ merupakan kegiatan rutin pemerintah daerah dalam menciptakan generasi qurani. Kegiatan tersebut menurutnya bisa dimaknai sebagai ajang evaluasi pembinaan dan pengembangan para kafilah dari setiap kecamatan yang akan mewakili Kukar diajang yang lebih tinggi.  

Para pemenang akan menjadi duta Kukar pada MTQ ke 40 Tingkat Provinsi Kaltim, yang akan diselenggarakan di Kabupaten Berau,” ucap Edi Damansyah yang juga Ketua LPTQ Kukar.   

Edi meminta kepada panitia penyelenggara untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pesertasehingga tercapai sukses pelaksanaan, sukses syiar Islam, sukses prestasi, sukses ekonomi kerakyatan, serta sukses pertanggung jawaban.

“Berikan pelayanan yang baik kepada seluruh kafilah dan kontingen yang ada, karena mereka semua adalah saudara kita,” ucap Edi Damansyah.

Puncak pembukaan dimeriahkan dengan penampilan seni tari kolosal yang dilakukan oleh putra-putri Kecamatan Kenohan. (HendroAldino-Medsi08).

Sumber : http://humas.kutaikartanegarakab.go.id/read/news/2017/11629/pembukaan-mtq-ke-39-tingkat-kabupaten-kukar-berlangsung-meriah.html

Pramuka Tetap Konsisten Dan Fokus Dalam Mendidik Kaum Muda

TENGGARONG -Puncak peringatan hari ulang tahun Pramuka ke 56 Tahun 2017 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dilaksanakan di Bumi Perkemahan Waduk Panji Sukarame Tenggarong, Rabu (18/10/2017). Bertindak selaku komandan upacara Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kukar Edi Damansyah, turut hadir Dandim 0906  Tenggarong Letkol Inf Jansen P Nainggolan dan  Ketua Kwartir Daerah Kaltim HM Hatta Zainal.

Puncak peringatan HUT Pramuka ke 56 Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara ditandai juga dengan penyerahan Penganugerahan tanda penghargaan Lencana Dharmabakti dan Lencana Pancawarsa  dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dr Adhyaksa Dault,pemberian penghargaa   Kwartir ranting Pramuka tergiat I,II dan III, Penyerahan penghargaan Pramuka Garuda kwartir cabang gerakan Pramuka Kukar Tahun 2017 , Penyerahan keberhasilan peringat IV sampai 18 tingkat prestasi Kwaran, sekaligus pelepasan Regu Bougenvile Kwaran Muara Badak Kwartir Cabang Kutai Kartanegara untuk mewakili Kwartir daerah Kaltim dalam lomba tingkat V di Jakarta yang akan berlangsung dari Tanggal 22 s/d 28 Oktober 2017. Acara tambah meriah dengan penampilan berbagai atraksi dari siswa berkebutuhan khusus/ SDLB, tari dan gerak Pramuka Kukar serta penampilan drumband SMA Negeri 1 Tenggarong.

Edi Damansyah mengatakan gerakan kepanduan sebagai cikal bakal gerakan pramuka telah ada dibumi pertiwi sejak masa penjajahan Belanda tepatnya pada Tahun 1912 dengan nama kelompok baik berdasarkan nama etnik maupun keagamaan. “Jadi sudah 105 tahun eksistensinya di IndonesiaNamun yang penting dipahami bahwa filosofi dan nilai – nilai kepramukaan digali dari bangsa dan kebudayaan Indonesia, ” kata Edi Damansyah yang juga Plt Bupati Kukar.

Setelah para pandu Indonesia yang merintis Sumpah Pemuda Tahun 1928 dan mendorong Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 1945, dan kemudian berkembang menjadi banyak organisasi kepanduan. Menurutnya gerakan Pramuka merupakan penyatuan dari 60 organisasi kepanduan untuk dapat menjadi perekat bangsa. Pada masa itu, dijelaskannnya Presiden Soekarno telah menyerahkan panji Gerakan Pramuka kepada Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka pada Tanggal 14 Agustus 1961 yang berpesan bahwa Gerakan Pramuka berfungsi untuk membina dan memantapkan karakter kaum muda Indonesia.

Pesan Bung Karno ketika ituBerusahalah Sehebat–Hebatnya Untuk Mengembangkan Dan Meluaskan Gerakan Pramuka. Sejak saat itu,setiap anak dan pemuda serta pemudi kita, baik dikota maupun didesa, dengan rasa bangga dan terhormat dapat menyatakan Aku Pramuka Indonesia,” kata Edi.

Ia yakin Pramuka dapat menyatukan bangsa ini ketika banyak pihak yang memiliki berbagai kepentingan lainnya. Potensi gerakan Pramuka sangat besar, mimpi dan visi misinya besar, anggota terbesar diseluruh pelosok tanah air, dan jaringan yang kuat dengan organisasinya yang terstruktur secara sistematis,” jelas Edi Damansyah.

Ditambahkannya juga, Pramuka tetap konsisten dan fokus dalam mendidik kaum muda berkarakter melalui berbagai kegiatan yang lebih melibatkan kaum muda untuk mewariskan yang terbaik bagi bangsa, utamanya menyiapkan generasi mileneal untuk menjadi pemimpin terbaik bagi bangsanya. Pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada Satya dan Dharma Pramuka, menurutnya  harus benar–benar tertanam pedoman bersikap dan berperilaku.  Anggota Pramuka harus lebih aktif, produktif dan kreatif dalam menyuarakan atau mengabarkan keadaan disekitarnya. Pramuka tidak sekedar hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga menjadi produsen informasi. Selain memberitakan informasi di media sosial, Pramuka juga merespon dan menolongnya ditempat. Inilah spirit baru Gerakan Pramuka diera digital. Keberadaanya dimedia sosial maupun didunia nyata harus lebih terasa kehadirannya, bukan untuk dirinya, tetapi juga untuk masyarakat luas, “ungkapnya.

Selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kukar, Ia mengharapkan dukungan dari berbagai pihak. Kepada Pemerintah, ia berharap agar Gerakan Pramuka selalu diberi ruang dan dukungan untuk dapat terus meralisasikan visi – misinya, khususnya terhadap pelaksanaan pembentukan karakter kaum muda di seluruh Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebab ia sangat yakin bahwa Pramuka inilah garda terdepan bangsa, garda terdepan Pancasila yang merupakan aset penting bagi keutuhan NKRI. Gerakan Pramuka telah mencapai usia 56 Tahun merupakan waktu yang tidak pendek untuk membuktikan bahwa gerakan ini telah memberikan kontribusi yang nyata dalam dunia pendidikan di Indonesia. Sampai saat ini semangat itu tidak pernah pudar, dan tidak boleh pudar. Ia bersama jajaran pengurus selalu bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi kaum muda dan Indonesia. Dalam Gerakan Pramuka inilah tidak ada sekat – sekat politik, daerah, agama dan telebur menjadi ke Bhenikaan yang indah. 

“Saya menghimbau kepada masyarakat secara luas khususnya para orangtua dan guru, agar tidak ragu– ragu untuk memberikan kesempatan sekaligus dukungannya kepada putra – putrinya untuk mengikuti kegiatan kepramukaan di gugus depan masing – masing,” harapnya lagi  ( Medsi 04/ Betty )

Sumber : http://humas.kutaikartanegarakab.go.id/read/news/2017/11618/-pramuka-tetap-konsisten-dan-fokus-dalam-mendidik-kaum-muda.html

TIM 6 PENDAMPINGAN KE TIM BEKIAS BPBD

Pada hari selasa 15/08/17,diadakan pendampingan tim bekias BPBD oleh tim 6,yang dilaksanakan pada ruang rapat BPBD.

Pendampingan Tim 2 Kec. Kota Bangun

Pada hari selasa,tanggal 8 agustus 2017 diadakan pendampingan tim bekias dikecamatan kota bangun oleh tim2.

 

PEENDAMPINGAN TIM VI

Pada hari Rabu tanggal 2 agustus 2017,pada jam 9 pagi di ruang rapat Sekretariat KOPRI diadakan pendampingan oleh tim kerja reformasi birokrasi (tim VI) ke tim BEKIAS Sekretariat KOPRI.

Tim VI ini mendorong Sekretariat Kopri dalam memecahkan masalah dan akan memberikan solusi setiap ada permasalahan yang terjadi.

 

Pendampingan TIM IV

Pada hari senin tanggal 31 juli 2017 diadakan pendamingan tim BEKIAS Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,Dinas Kependudukan dan Catatn Sipil RS. AM. Parikesit diruang rapat sekretariat Reformasi Birokrasi Kutai Kartanegara pada jam 10.00 pagi hingga selesai oleh tim kerja Reformasi Birokrasi (Tim IV).

 

Rapat mingguan tim Reformasi Birokrasi 2017

Rapat mingguan tim RB Kab. Kukar dilaksanakan disekretariat reformasi birokrasi kutai kartanegara pada hari kamis tanggal 27 juli 2017 pukul 10.00 sampai pukul 12.00 siang.

Pemkab Kukar Gratiskan Akte Kelahiran Anak Usia 19 Tahun Ke Atas

TENGGARONG -Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang tergolong tidak mampu dan belum memiliki akte kelahiran anak. Kini bisa mengajukan permohonan penerbitan akte, baik itu di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dukcapil Kecamatan maupun di Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kukar tanpa dipungut biaya alias gratis.
 
Hal tersebut tertuang dalam surat edaran tertanggal 6 Juli 2017 No.472.II/1411/Disdukcapil Tentang Akte Kelahiran Gratis bagi Masyarakat Tidak Mampu usia 19 tahun ke atas. Surat edaran tersebut ditujukan kepada camat se-Kukar ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar H Marli.
 
Dalam surat edaran itu disebutkan berdasarkan Peraturan Bupati Kukar No.27 tahun 2017 tentang Prosedur dan Persyaratan Administrasi Kependudukan. Akte kelahiran gratis diterbitkan Pemkab Kukar dalam upaya mengoptimalkan kepemilikan akte kelahiran pada masyarakat yang tidak mampu di wilayah Kukar melalui Disdukcapil dengan pelayanan secara gratis atau bebas biaya, bagi usia 19 tahun ke atas.
 
Adapun persyaratan yang harus dilampirkan masyarakat yakni surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang diterbitkan oleh Desa/kelurahan setempat.Selain itu masyarakat diminta untuk melengkapi syarat sebagai berikut. (1). Surat keterangan Kelahiran asli dari rumah sakit/klinik/dokter/bidan penolong kelahiran. (2). Foto copy kartu keluarga (KK) 1 (satu) lembar. (3). Foto copy surat nikah orang tua 1 (satu) lembar. (4). Foto copy KTP kedua orang tua masing-masing 1 (satu) lembar. (5). Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diterbitkan oleh desa/kelurahan dan (6). Foto copy KTP saksi 2 (dua) orang masing-masing 1 (satu) lembar. Bagi masyarakat yang masih kurang jelas, silahkan menghubungi Novi Isransyah HP. 0821588880688 dan Eksy Tugas Siarto HP. 0811591223. (Margini S Prasetya/Medsi01).